Family Gathering PT Picasso Global Mandiri: Jelajah Pulau Tidung – Kepulauan Seribu

Family Gathering adalah salah satu momentum tahunan yang diadakan oleh perusahaan dengan diikuti oleh karyawan dan keluarga karyawan guna melepas penat bekerja, mempererat hubungan antar karyawan dan keluarga karyawan serta mengembalikan semangat serta berbahagia saat kembali bekerja nanti.

Jika tahun lalu Family Gathering kami berlokasi di Jogja, maka tahun ini agenda kami adalah menjelajah Pulau Tidung – Kepulauan Seribu yang diikuti oleh seluruh karyawan PT Picasso Global Mandiri baik pusat Jakarta, maupun dari cabang Jogja dan Surabaya.

HARI PERTAMA

Persiapan Menuju Dermaga Muara Angke – Kaliadem

Berkumpul di ‘markas’ pusat Grand Emerald Apartemen, kami menuju Dermaga Muara Angke Kaliadem pukul 4.00 dinihari guna menghindari macetnya ibukota. Setelah memasuki kapal dan mendapatkan tempat duduk, kami mengawali perjalanan dengan iringan doa agar perjalanan dan acara kali ini berjalan dengan lancar, tanpa ada kendala. Kami menikmati perjalanan dengan diiringi lantunan lagu dari tim yang bernyanyi menghibur kami semua. Sesaat setelah itu, layar kaca di ruang VIP kami juga kebetulan memutar film DILAN yang sedang naik daun belum lama ini. Sehinggga perjalanan menuju Pulau Tidung terasa lebih santai dan bisa dinikmati dengan nyaman. Apalagi saat itu ombak sedang tenang dan tidak terlalu mengocok perut. Birunya laut yang tenang, dengan kapal-kapal yang berlayar juga menjadi pemandangan yang kami nikmati kali ini. Perjalanan menyeberang sekitar satu jam dengan menggunakan kapal Express Pelni hingga akhirnya kami tiba di Pulau tidung – Kepulauan Seribu.

Tiba di Lokasi, Check In Homestay

Saat sampai, kami turun dari kapal dengan disuguhkan pemandangan air laut yang sangat jernih dengan karang-karang indah yang terlihat karena saking beningnya air laut di sini.

Suasana pantai yang tenang, tanpa polusi, tanpa bunyi klakson yang bising dan memekakan telinga dengan pemandangan yang indah ini membuat kami hampir tak percaya bahwa ini masih termasuk wilayah Jakarta. Subhanallah!

Kami langsung diajak tour guide kami bersepeda menuju lokasi penginapan. Di pulau ini, alat transportasi yang lazim digunakan oleh turis baik domestik maupun internasional selain becak motor adalah sepeda. Tentu saja kami sangat senang diajak bersepeda, sebab banyak dari kami yang sudah jarang menaiki sepeda dalam rutinitas sehari-hari.

Sampai di homestay, kami sempat beristirahat sejenak sambil menikmati menu makan siang yang sudah disuguhkan. Karena letaknya di pulau yang identik dengan nelayan dan ikan, maka menu selama gathering kali ini tak jauh-jauh dari seafood yang tentu saja masih sangat segar.

Letak homestay kami persis di tepi laut dengan pemandangan laut lepas yang bisa dinikmati di gazebo. Lautnya dangkal dan sangat jernih, banyak juga ikan-ikan kecil yang terlihat berenang bebas dan membuat tangan kami gatal untuk menebar beberapa makanan untuk sekedar melihat riuhnya ikan-ikan ini saat berebut makanan. Hehe.

Snorkeling di Laut Seribu

Selesai makan siang, kami bersiap untuk ke lokasi snorkeling. Dengan menggunakan kapal kayu, kami menyeberang sekitar 30 menit menuju lokasi. Pelampung dan alat snorkeling sudah disediakan, tinggal dikenakan sehingga saat sampai kami bisa langsung snoerkeling tanpa takut tenggelam bahkan bagi yang tak bisa berenang sekalipun. Satu persatu dari kami menceburkan diri ke laut dengan antusias bagai anak kecil yang berdebar bahagia ketika diajak ke taman bermain. Arus yang tenang dengan cuaca yang cerah, sangat bersahabat sehingga kami bisa menikmati pemandangan bawah laut  dengan air laut hijau yang sangat bening, terumbu karang yang indah serta ikan-ikan kecil yang berdatangan saat kami menebar makanan, sungguh pengalaman yang sangat seru!

Menuju pulau payung

Puas snorkeling dan berenang cantik bersama ikan-ikan, perjalanan kami lanjutkan ke Pulau Payung. Di sini kami lebih banyak menikmati pemandangan untuk sekedar foto-foto, bermain pasir, serta melihat langsung penghuni laut seperti bulu babi, keong dan kelomang laut.

Banana Boating

Selesai menjelajah laut pulau seribu dengan snorkeling dan bermain-main air di pulau payung, kami kembali menaiki perahu menuju ke Pulau Tidung. Tak lupa kami mencoba salah satu watersport wajib di sini yakni naik banana boat. Dipandu oleh kapten berpengalaman yang mengutamakan keselamatan, kami dberi pelampung terlebih dahulu sebelum menaiki banana boat. Kaptem lalu mengemudikan kapal dan mengajak kami berputar-putar dengan sensasi ombak yang mendebarkan sekitar 10-15 menit lalu di menit-menit terakhir kapal akan dilajukan dengan lebih cepat dan kapten akan sengaja mengggulingkan kapal sehingga semua penumpang terjatuh. Sangat seru dan begitu menggetarkan, meski agak terkejut namun kami semua bahagia dengan tawa yang lebar dan merekah sekali setelah mencoba wahana ini.

Makan malam & perayaan dengan kembang api

Setelah acara basah-basahan yang melelahkan namun begitu menyenangkan, kami kembali ke homestay mengendarai sepeda masing-masing. Membersihkan diri dan berisitirahat sejenak sambil menunggu acara selanjutnya. Menu yang dihidangkan masih tetap bernuansa seafood yang segar. Amunisi perut sudah terisi kembali, kami mulai menyalakan kembang api. Untuk sekedar menerangi gelap dengan sedikit mengembalikan keriaan anak-anak di dalam diri.

Barbeque party & tukar kado

Acara dilanjutkan dengan sarasehan, saling mengenal antar karyawan dan berbagi pengalaman bekerja selama setahun terakhir serta bertukar kado yang sudah disiapkan sebelumnya oleh masing-masing anggota. Hal ini meski sederhana, namun cukup memberi kebahagiaan tersendiri. Memang benar seperti yang disebutkan dalam hadist:

“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

Hari kedua

Hunting Sunrise, Explore Jembatan Cinta

Pagi hari di Pulau Tidung, sesaat setelah melaksanakan sholat subuh, kami bergegas mengayuh sepeda menuju jembatan cinta untuk berburu matahari terbit. Jembatan Cinta adalah lokasi yang sangat tepat untuk menyaksikan keindahan sang fajar terbit dari ufuk timur. Jembatan Cinta juga merupakan ikon pulau ini, yang menghubungkan antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Jembatan Cinta ini sendiri memiliki beberapa mitos yang dipercaya oleh warga setempat, yakni jika menyeberangi jembatan cinta hingga ke ujung maka hubungan dengan pasangan akan langgeng serta jika melompat dari atas jembatan cinta bisa membuang sial dan pikiran menjadi lebih jernih. Terlepas dari mitos tersebut, beberapa dari kami mencoba lompat dari jembatan dan menyeberangi jembatan untuk berburu matahari terbit serta menikmati indahnya laut jernih dengan ikan, karang hingga bulu babi yang terlihat begitu cantik.

Pantai Saung Cemara

Hunting sunrise: checked! Saatnya kembali ke homestay untuk sarapan dan bersiap bersepeda keliling pulau. Kami bersepeda menuju Pantai Saung Cemara Kasih yang terletak di sisi timur pulau tidung. Berbanding terbalik dengan sisi barat pulau tidung yang ramai karena banyak wisatawan yang memadati area Jembatan Cinta, di pantai Saung Cemara Kasih ini cenderung lebih sepi dengan air laut yang terasa lebih sejuk dan segar saat itu. Banyak juga wahana yang disiapkan seperti ayunan berjejer bagi mereka yang ingin bermain ayunan atau foto-foto cantik yang instagrammable. Terdapat juga beberapa saung untuk beristirahat dan menikmati semilir angin laut, dan warung-warung untuk sekedar menikmati kopi dan gorengan hangat.

Persiapan checkout

Puas bermain di pantai Saung Cemara Kasih, kami kembali ke homestay dan bersiap untuk checkout. Pengalaman Gathering tahun ini sungguh berwarna dan begitu menyenangkan. Menikmati keindahan pulau dengan pantai yang jernih, keindahan terumbu karang dan alam bawah laut, wahana air yang seru, menu seafood yang segar dan nikmat, bersepeda keliling pulau, jembatan cinta yang melegenda dengan warna pink yang cantik serta keindahan sunset dan sunrise yang luar biasa indahnya, sungguh merupakan pengalaman yang akan terkenang seumur hidup.

Alhamdulillah semua acara berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih atas semua kebersamaan dan kerja keras selama ini. Semoga setelah melepas penat, pikiran kembali fresh dan siap menyambut kembali bekerja dengan semangat yang baru!

 

 

 

 

Please follow and like us:

Mari bergabung di social media kami

KarpetOrientalFacebook
KarpetOrientalFacebook
Agus Daisuke
Agus Daisuke
http://karpetpersia.com/family-gathering-di-pulau-tidung-kepulauan-seribu">
INSTAGRAM