Masjid Jami Keramat Luar Batang dikenal juga dengan sebutan Masjid Luar Batang didirikan oleh Habib Husein Luar Batang dan merupakan salah satu Masjid penting bagi warga Jakarta.

Habib Husein sendiri merupakan seorang pemuda Arab yang datang ke Batavia melalui Pelabuhan Sunda Kelapa pada tahun 1736 dan membangun surau kecil untuk syiar Islam. Suatu ketika Habib Husein dikejutkan oleh kedatangan pemuda Tionghoa yang ingin menyelamatkan diri dari kejaran VOC Belanda. Pemuda Tionghoa tersebut lalu diselamatkan oleh Habib Husein dan akhirnya masuk Islam. Hingga saat ini keduanya dimakamkan berdampingan di selasar Masjid Luar Batang.

Beralamat lengkap di Jl luar Batang, Gang v No. 1, Penjaringan Jakarta Utara, masjid ini dikenal salah satunya karena makam Al-Habib Al Husein bin Abubakar Alaydrus dan asistennya Habib Abdul Kadir yang dianggap keramat oleh warga setempat.

Konon kisahnya, nama Masjid Luar Batang sendiri tak lepas dari kisah Habib Husein. Meninggal pada usia relatif muda yakni kurang dari 40 tahun. Saat akan dimakamkan di Tanah Abang dari Luar Batang, jenazah beliau menghilang, hanya tinggal kurung batangnya saja. Kejadian berulang hingga tiga kali, keranda mayat yang dibawa ke Tanah Abang tidak berisi jenazah Habib Husein melainkan di luar kurung batang tersebut, hingga akhirnya semua sepakat jenazah Habib Husein dimakamkan di Luar Batang, tempat tinggalnya. Inilah yang menjadi cikal bakal dari nama Masjid Luar Batang.

Terlepas dari kisah dan sejarah namanya, Masjid yang berusia ratusan tahun ini masih tetap berdiri dan selalu ramai oleh pengunjung baik untuk melaksanakan sholat maupun untuk ziarah.

Berusia ratusan tahun, masjid bersejarah ini telah mengalami beberapa kali renovasi. Saat ini masjid berdiri dengan konsep dua pilar di sisi kiri dan kanan serta dua atap limasan/Joglo khas Jawa di bagian tengahnya. Di dalam ruangan, banyak terdapat pilar persegi yang menopang atap dengan kokohnya.

Jika Anda pernah mengunjungi Masjid Luar Batang ini dan menemukan di dalam ruang utama terhampar karpet sajadah merah maroon dengan motif putih keemasan dan aksen bintik-bintik di bagian tengah shaff, secara tidak langsung Anda telah melihat dan menapak karpet sajadah dari Picasso Carpets.

Terpasang di ruang utama masjid, karpet sajadah Merah Maroon Minimalis keluaran Turki ini terinstal rapi dan presisi tanpa terputus dan space kosong meski konsep masjid yang memiliki banyak pilar.

 

 

 

 

 

 

 

Please follow and like us:
error
Assalamualaikum, team KarpetPersia disini. Apakah ada yang bisa kami bantu ?
Powered by
error

Mari bergabung di social media kami

KarpetOrientalFacebook
KarpetOrientalFacebook
Agus Daisuke
Agus Daisuke
INSTAGRAM

You have Successfully Subscribed!