Pandemi COVID-19 bukan hanya memberikan dampak negative bagi situasi kesehatan global, namun setiap sendi kehidupan masyarakat seperti perekonomian, pendidikan, ibadah, dan perilaku sosial masyarakat juga terdampak akibat adanya virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut. Namun tanpa disadari adanya pandemi corona tersebut bukan hanya memberikan dampak negatif, akan tetapi juga membawa dampak positif dan hikmah.

Berikut 6 hikmah dibalik pandemi corona:

  • KONDISI BUMI MEMBAIK

Pandemi COVID-19 secara cepat menyebar di beberapa Negara di seluruh penjuru dunia. Hingga bulan Mei 2020 ini telah tercatat 152 negara yang terjangkit COVID-19. Adanya pandemi COVID-19 tersebut mengharuskan beberapa Negara untuk melakukan kebijakan karantina wilayah (LOCKDOWN).  Meskipun banyak orang mengeluhkan adanya kebijakan karantina wilayah tersebut, namun tanpa disadari kebijakan Lockdown tersebut telah banyak mengubah kondisi bumi menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya. Beberapa contoh dari membaiknya kondisi bumi adalah sebagai berikut:

  • Lapisan Ozon Membaik

Ozon merupakan komponen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup seluruh makhluk di bumi. Pasalnya ozon merupakan lapisan yang melindungi bumi dari benda-benda luar angkasa yang jatuh ke bumi.Darvish,  Seorang ilmuwan dan peneliti dari Eropa menerangkan bahwa lapisan beberapa tahun terakhir ini lapisan ozon mengalami kondisi yang kritis, dimana terdapat lubang yang semakin hari semakin melebar. Lubang tersebut, menurut Darvish disebabkan oleh penggunaan gas Chlorofluorocarbon (CFC) yang biasa digunakan di dalam kulkas dan parfum. Selain terdapat di dalam kulkas dan parfum, CFC juga terdapat di dalam asap pesawat.

Adanya pandemi COVID-19 memaksa banyak Negara menutup Bandara-bandara di wilayah mereka. Dengan ditutupnya bandara-bandara tersebut secara langsung menyebabkan maskapai-maskapai penerbangan berhenti beroperasi. Dampak positif dari berhentinya penerbangan tersebut adalah lubang di lapisan ozon tersebut berangsur-angsur mengecil.

  • Meningkatnya Keanekaragaman Hayati

Dilansir dari kompas.com, adanya wabah Corona secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi kebrlangsungan kehidupan satwa-satwa liar.  Dengan adanya kebijakan karantina wilayah maupun pembatasan sosial dibeberapa Negara serta ditutupnya berbagai tempat wisata, keberadaan manuasia di habitat alami hewan dan tumbuhan pun berkurang. Hal ttersebut menyebabkan peningkatan kehidupan satwa liar secara drastis.

Selama dekade terakhir, populasi satwa liar di berbagai Negara mengalami penurunan mulai 29 hingga 40 persen. Namun sejak adanya pandemi Corona, perbaikan dan peningkatan populasi satwa liar mulai Nampak signifikan. Hal tersebut dikarenakan berkurangnya wisatawan di habitat alami.

  • Polusi Udara Menurun Drastis

Karantina wilayah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar telah banyak membatasi aktifitas manusia, tak terkecuali aktifitas berkendara baik menggunakan kendaraan pribadi mmaupun transportasi umum. Akibatnya jalan-jalan raya pun terlihat lenggang karena sedikitnya kendaraan bermotor. Selain itu di beberapa Negara, pabrik-pabrik besar pun dilarang beroperasi. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor dan berkurangnya pabrik yang beroperasi tersebut kadar Carbon Monoksida di udara juga berkuranng secara dratis. Sehingga polusi udara yang disebabkan asap kendaraan bermotor dan asap pabrik pun menurun.

  • Penurunan Kadar Nitrogen Dioksida di Udara

Selain mengeluarkan Carbon Monoksida (CO) asap pembakaran Industri juga mengandung Nitrogen Dioksida, yang juga merupakan penyebab polusi udara. Dilansir dari nationalgeographic.grid.id, berdasarkan laporan terbaru, tingkat polusi dan emisi global mengalami penurunan terbesar sejak perang dunia II, hal tersebut bukan dikarenakan kebijakan tertentu , namun karena industri berhenti beroperasi akibat virus corona.

  • Meningkatnya Hasil Laut

Dampak positif akibat adanya Covid-19 bukan hanya Nampak di daratan saja, akan tetapi juga Nampak di lautan. Akibat adanya wabah corona, bukan hanya pabrik-pabrik dan maskapai penerbangan yang berhenti beroperasi, namun perjalanan menggunakan kapal pesiar pun tidak lagi digunakan. Selain itu kapal-kapal pengangkut bahan bakar seperti minyak bumi dan batu bara pun berhenti beroperasi. Hal tersebut memberikan dampak positif bagi biota laut. Dilansir dari kompas.net, nelayan-nelayan mengaku hasil tangkapannya meningkat secara signifikan dibandingkan sebelum ada wabah corona. Selain itu kondisi terumbu karang juga membaik hingga 20 persen. Hal tersebut dipercaya karena sedikitnya kapal-kapal pengangkut bahan bakar yang beroperasi, selain itu kapal pesiar yang biasa menurunkan jangkarnya sehingga merusak terumbu karang juga telah berhenti beroperasi.

  • SEMAKIN MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH

Pandemi COVID-19 telah banyak mengubah dunia, bahkan pemimpin-pemimpin Negara dari seluruh dunia telah bersepakat untuk menerapkan aturan beribadah di rumah. Kendati demikian, dengan adanya wabah Corona tersebut, masyarakat menjadi lebih religius. Terbukti dari banyaknya masyarakat yang sering mengupdate status doa-doa ataupun harapan agar virus corona segera berlalu. Bukan hanya itu banyak juga yang membagikan doa-doa agar terhindar dari wabah dan penyakit.

Selain membuat masyarakat menjadi lebih religius, pandemi tersebut juga menjadikan masyarakat lebih mendekatan diri pada Allah. Adanya pandemi tersebut menyebabkan seseorang senantiasa berdoa dan meminta perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari pandemi COVID-19

  • WAKTU BERSAMA KELUARGA BERTAMBAH

Salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penulaan COVID-19 adalah dengan menghimbau masyarakat untuk melakukan aktifitas-aktifitas yang biasanya dilakuka di luar rumah seperti bekerja, belajar (sekolah), dan beribadah agar dilakukan #dirumahsaja. Upaya tersebut tidak hanya dipercaya efektif mengurangi penularan wabah covid-19, akan tetapi juga meningkatkan Quality time untuk berkumpul bersama keluarga. Sebelum adanya wabah COVID-19, ada banyak keluarga yang kurang bisa meluangkan waktunya dengan anggota keluarga lainnya yang diakibatkan banyaknya kesibukan di luar rumah. Wabah COVID-19 mengharuskan setiap anggota keluarga untuk tetap berada di rumah dan berkumpul dengan anggota keluarga lainnya.

  • SOLIDARITAS BERTAMBAH

Di tengah pandemi corona, masyarakat banyak yang terkena dampak. Mulai dari karyawan yang di PHK, tukang ojek yang tidak mendapat penumpang karena kebijakan PSBB, pedagang-pedagang dan pengusaha-pengusaha yang mengalami penurunan omset, dan masih banyak lagi profesi-profesi lainnya yang terdampak corona. Adanya pandemi corona ini menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas orang-orang yang lebih mampu terhadap masyarakat yang kurang beruntung akibat pandemi COVID-19.

Masyarakat dari kalangan menengah atas tak jarang yang mendonasikan hartanya untuk disalurkan kepada masyrakat yang kurang mampu. Bukan hanya itu, tak sedikit pula masyarakat yang menyisihkan sedikit penghasilannya untuk memberikan sumbangan berupa APD kepada tim medis, yang merupakan garda depan sekaligus pahlawan di tengah pandemi corona.

  • POLA HIDUP MENJADI LEBIH SEHAT

Mmeskipun virus corona adalah virus yang membahayakan kesehatan, namun tanpa disadari virus tersebut juga memberikan dampak positif bagi kesehatan. Dampak positifnya adalah  pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat. Masyarakat yang khawatir terhadap penularan virus corona cenderung mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat. Sebagai contoh, sekarang ini masyarakat lebih rajin mencuci tangan, menggunakan masker saat keluar rumah, berolah raga dan berjemur di pagi hari, serta berusaha menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Secara tidak langsung, perilaku hidup sehat masyarakat tersebut tidak hanya mencegah tertular virus corona, tetapi juga mencegah penularan virus dan penyakit-penyakit lainnya. karena cara mencegah penyakit yang paling penting dan utama adalah menjaga pola hidup yang sehat.

  • PENINGKATAN MORAL

Selain beberapa hikmah diatas, hikmah yang tak kalah penting dari adanya pandemi corona adalah meningkatnya moral dan menurunnya kemaksiatan. Pasalnya di tengah pandemi corona sekarang ini, bukan hanya tempat ibadah yang di tutup, akan tetapi tempat-tempat hiburan malam seperti diskotik, club-club, dan bar-bar juga mengalami hal serupa. Bahkan kasino-kasino dan tempat hiburan di Las Vegas juga tutup total sejak bulan Maret lalu. Dilansir dari medcom.id, Gubernur Nevada resmi menutup semua kasino-kasino dan tempat hiburan di Las Vegas guna menghindari kerumunan orang dan memotong rantai penularan COVID-19.

Demikian 6 hikmah dibalik pandemi corona. Jika mengutip kalimat Gus Nadiryshyah Hosen dari laman nu.or.id, virus corona bukan hanya musibah tapi juga anugerah, bukan hanya bencana tapi juga rencana Ilahi, bukan hanya misteri tetapi juga solusi, bukan hanya adzab tetapi juga adab untuk memperlakukan alam semesta.

 

Sumber:

https://www.medcom.id/internasional/eropa-amerika/nN90VVRK-gubernur-nevada-tutup-semua-kasino-di-las-vegas

https://www.harianhaluan.com/news/detail/93011/covid19-membawa-berkah-kondisi-ini-bukti-bumi-membaik-di-tengah-pandemi-corona

https://www.kompas.com/global/read/2020/04/22/064100670/bumi-rayakan-kondisi-terbaiknya-di-tengah-wabah-virus-corona?page=all

https://nationalgeographic.grid.id/read/132095952/kondisi-bumi-membaik-selama-pandemi-covid-19-bolehkah-kita-tenang

Open chat
Selamat datang di Picasso Rugs & Carpets. Mau proposal GRATIS dan DISKON langsung?
Silahkan chat kami disini