Maraknya berita tentang virus corona di Cina tak ayal membuat masyarakat resah, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Pasalnya Virus tersebut telah menyebar hingga ke 25 negara. Bahkan berita terbaru virus ini telah menginfeksi 7 orang di Negara Jiran Malaysia.

Virus Corona merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan sehingga menyebabkan gangguan pernafasan ringan hingga akut. virus ini pertama kali terdeteksi di Provisnsi Hubei, Tiongkok, tepatnya di kota Wuhan Cina. Hingga saat ini Virus yang telah menginfeksi 17.238 warga cina dan menelan hingga 361 korban jiwa ini belum ditemukan obat maupun vaksinnya.

Pemerintah Tiongkok baru saja melakukan penelitian untuk membuat vaksin khusus Virus Corona, namun hal tersebut tidak bisa dilakukan secara singkat. Butuh berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk melakukan penelitian, sehingga dapat menemukan vaksin virus tersebut.

Hingga saat ini pemerintah Tiongkok serta Dinas Kesehatan di tiap-tiap Negara hanya menginformasikan upaya preventif untuk mencegah penularan virus tersebut. (baca: Virus Corona)

Belum ditemukannya obat dan vaksin virus corona membuat warga semakin khawatir dan waspada, hingga muncul beberapa spekulasi dan pertannyaan-pertanyaan terkait virus corona itu sendiri.

Berikut pertanyaan-pertanyaan terkait virus corona:

1. Apakah Virus Corona dapat ditularkan melalui barang yang dibeli dari Cina?

Keberadaan E-Commerce di jaman milenial ini memberikan kemudahan untuk berbelanja dari berbagai Negara, tak terkecuali dari Cina. Terlebih barang dari Cina dikenal memiliki kualitas yang bagus dengan harga dan ongkos kirim yang terjangkau. Tak heran jika banyak warga Indonesia yang membeli barang-barang dari Cina lewat online.

Virus Corona yang mengineksi Negara Cina membuat masyarakat resah dan bertanya-tanya, apakah membeli barang dari Cina dapat berpotensi menularkan Virus Corona? Dilansir dari suara.com, Dr. Christopher Lee dari rumah sakit Sunga Bulon sekaligus penasehat Nasional terkait penyakit menular di Kementrian Kesehatan Malaysia menegaskan, penularan penyakit virus corona lebih pada kontak langsung dengan penderita, seperti terkena percikan air ludah atau bersin penderita, bersalaman, ataupun bersentuhan.

Penularan virus Corona juga dapat terjadi ketika menyentuh benda-benda pribadi penderita ataupun benda yang baru saja digunakan oleh penderita, seperti gagang pintu, toilet, ataupun tisu. Namun penularan melalui media benda mati itupun jika terjadi dalam waktu singkat.

Terkait penularan virus corona yang menular melalui barang-barang yang dibeli secara online, Dr. Lee menuturkan bahwa potensi tersebut sangat rendah bahkan hampir tidak mungkin. Pasalnya pengiriman barang yang dibeli secara online dari Cina membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 15hari hingga satu bulan.

Sedangkan virus Corona tidak dapat bertahan lama jika berada di luar tubuh, yaitu 24 Jam di benda mati, dan 4 hari di dalam feses. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi jika membeli barang-barang online dari Negara Cina.

 

BACA JUGA
Viral Virus Corona, Ternyata Ini Dia Cara Pencegahannya
Wajib Tau! Inilah 7 Tokoh Besar Islam Yang Lahir Di Bulan Februari
Wajib Tau! Ini Dia 5 Keutamaan Menuntut Ilmu Menurut Islam
10 Adab Terhadap Hewan Sesuai Ajaran Rasulullah, Nomer 9 Jarang Diketahui!
HARGA KARPET MASJID TERBARU 2020

 

 

2. Apakah Virus Corona dapat menular melalui gigitan kelelawar?

Dilansir dari Alodokter, cara penularan Virus Corona diantaranya adalah menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk pasien, tidak mencuci atau mensterilkan tangan setelah berinteraksi dengan pasien, serta kontak jarak dekat dengan pasien, seperti berjabat tangan, berpelukan, ataupun bersentuhan. Hingga saat ini belum ada data ataupun penelitian yang menunjukkan bahwa gigitan kelelawar dapat menularkan virus corona.

Namun meskipun demikian, tetap harus dilakukan upaya pencegahan. Jika sudah terlanjur tergigit oleh kelelawar, segera cuci bagian yang digigit dengan air yang mengalir dan sabun antiseptic, perban bagian yang digigit agar tidak terjadi infeksi, dan segera bawa ke dokter agar mendapat tindakan lebih lanjut.

3. Apakah Virus Corona dapat menular ke hewan lain seperti anjing atau kucing?

Novel Coronavirus (2019-nCoV) merupakan virus yang menjadikan mamalia sebagai inangnya. Hingga saat ini disinyalir kelelawar lah yang menjadi pembawa virus tersebut. Mengingat anjing dan kucing juga termasuk hewan mamalia, bukan tidak mungkin virus corona dapat menular pada anjing dan kucing serta hewan-hewan mamalia yang lainnya, seperti yang terjadi pada manusia.

Meskipun virus corona berpotensi menular pada anjing dan kucing, namun ada beberapa cara agar anjing dan kkucing peliharaan tidak tertular virus tersebut. Diantaranya adalah dengan memberi makan yang cukup pada anjing atau kucing peliharaan, sehingga tidak sampai memakan hewan liar di luar rumah, terutama kelelawar.

4. Apakah Virus Corona dapat diobati dengan mengkonsumsi bawang putih?

Kandungan Acillin di dalam bawang putih dipercaya dapat meredakan batuk, flu, serta radang tenggorokan. Namun hal tersebut berlaku pada kasus influenza biasa. Belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa bawang putih dapat mengobati gejala-gejala yang ditimbulkan Virus Corona. Namun bawang putih lebih digunakan untuk langkah pencegahan. Sebab kandungan bersulfur dalam bawang putih diyakini mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan kuatnya daya tahan tubuh, maka tubuh tidak mudah terserang penyakit maupun terinfeksi virus ataupun bakteri.

 

SUMBER:

https://www.suara.com/health/2020/01/27/110000/terima-kiriman-paket-dari-china-mungkinkan-bisa-menularkan-virus-corona

https://www.suara.com/news/2020/01/29/090707/wabah-virus-corona-sampai-di-malaysia-7-orang-positif

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-bawang-putih-mentah/

https://www.medicalnewstoday.com/articles/256521.php

https://www.alodokter.com/virus-corona

 

 

Open chat
Selamat datang di Picasso Rugs & Carpets. Mau proposal GRATIS dan DISKON langsung?
Silahkan chat kami disini