Share halaman ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pada masa New Normal, banyak masjid yang mulai menggelar ibadah secara berjamaah. Kerinduan masyarakat akan sholat berjamaah di masjid setelah berbulan-bulan hanya bisa beribadah di rumah, membuat masyarakat berbondong-bondong untuk sholat berjamaah di masjid atau musholla dengan semangat dan suka cita. Meski masjid telah mengizinkan para jamaah beribadah di dalamnya, akan tetapi para jamaah harus tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan diri. Berikut beberapa tips beribadah di masjid pada masa new normal:

1. PASTIKAN KONDISI BADAN SEHAT

Hal yang paling penting saat ingin beribadah di Masjid atau Musholla adalah memastikan kondisi badan dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gejala suatu penyakit, baik gejala Covid-19 maupun gejala penyakit lain. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir penularan penyakit. Jika merasa kondisi badan kurang sehat, maka lebih baik melakukan ibadah di rumah saja.

2. MEMAKAI PAKAIAN YANG BERSIH

Sebelum berangkat ke masjid atau rumah ibadah lainnya, usahakan mandi terlebih dahalu dan pastikan pakaian yang dipakai dalam keadaan bersih. Biasakan membawa baju ganti khusus untuk sholat ketika berpergian. Sehingga ketika berada di jalan dan mengharuskan untuk sholat di masjid umum, maka bisa dengan mudah mengganti pakaian yang telah dipakai beraktivitas seharian dengan baju ganti yang masih bersih. Memakai baju bersih dan suci ketika beribadah di masjid, selain menjadi syarat sah beribadah, juga untuk menghindarkan apabila ada virus yang menempel di pakaian yang kurang bersih dan membawanya masuk ke dalam masjid.

3. MEMBAWA SAJADAH SENDIRI

Akan lebih aman jika membawa sajadah sendiri dari rumah. Karena sajadah yang dibawa sendiri dari rumah pastinya dipakai secara pribadi dan tidak digunakan bergantian dengan jemaah lain. Sajadah pribadi pun harus dicuci secara rutin minimal 2 hari sekali, untuk menghindari jika ada kotoran atau kuman yang menempel di sajadah.

4. MEMBAWA MUKENA SENDIRI

Untuk muslimah usahakan membawa dan memakai mukena pribadi. Jangan menggunakan mukena yang disediakan oleh masjid, karena pastinya telah dipakai banyak orang. Penularan virus Corona dapat melalui benda yang dipakai oleh penderita Covid-19, seperti pakaian, handuk, sapu tangan, tak terkecuali mukena. Hal tersebut dikarenakan virus Corona dapat bertahan hidup di permukaan kain selama 24 jam.

5. MENGGUNAKAN MASKER

Kebiasaan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah merupakan suatu keharusan di masa pandemi maupun New Normal, tak terkecuali saat berada di masjid. Selain untuk menjaga diri sendiri, kewajiban memakai masker adalah salah satu protocol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementrian Agama bagi setiap jemaah yang mengunjungi rumah ibadah. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementrian Agama No.15 Tahun 2020. Masker seharusnya dipakai sejak dari rumah bukan hanya digenakan saat berada di area masjid saja.

6. CUCI TANGAN SEBELUM MASUK MASJID

Selain menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk masjid juga merupakan protocol kesehatan dan imbauan yang harus dipatuhi oleh seluruh jemaah di masjid ataupun rumah ibadah lainnya. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu mencuci tangan sebelum memasuki masjid di tempat yang telah disediakan oleh pihak Pengurus Masjid.

7. JAGA JARAK FISIK

Saat berada di dalam masjid, usahakan untuk menjaga jarak minimal 1 meter dengan jemaah lain, baik ketika sholat maupun di luar sholat. Hindari berbicara ataupun mengobrol dengan jemaah lainnya kecuali jika sangat penting. Ketika sholat berdirilah berada diatas garis yang telah diberi tanda oleh pengurus masjid. Jika sekiranya ruangan masjid sudah penuh, jangan memaksakan berdesakan dengan jemaah lain. Pilihlah tempat yang lebih luang seperti di teras masjid. Menjaga jarak aman ini bukan hanya dilakukan ketika sholat ataupun ketika di dalam masjid saja, ketika berwudhu pun sebaiknya tetap menjaga jarak dengan jemaah lainnya.

8. HINDARI KONTAK FISIK

Hal yang tidak kalah penting saat berada di masjid pada masa new normal adalah menghindari kontak fisik. Bersalaman ketika selesai sholat seperti yang biasa dilakukan sebaiknya dihindari, guna  mencegah perpindahan virus ataupun kuman dari satu tangan ke tangan lainnya. perlu kesadaran diri dari masing-masing jemaah ketika melakukan pembatasan kontak fisik, seperti bersalaman. Beberapa orang bisa beranggapan bahwa menolak untuk bersalaman adalah bentuk kesombongan ataupun ketidak sopanan. Namun demi kebaikan bersama menolak untuk bersalaman lebih baik dilakukan.

9. MEMPERSINGKAT WAKTU SAAT DI DALAM MASJID

Usahakan untuk mempersingkat waktu saat berada di dalam masjid. Mempersingkat waktu beribadah bukan berarti terburu-buru dan menghilangkan kekhusukan beribadah. Mempersingkat waktu beribadah yang dimaksud adalah dengan hanya mengerjakan ibadah yang wajib saja tanpa merusak syariat beribadah. Sedangkan untuk ibadah-ibadah yang sunnah seperti taddarus, sholat-sholat sunnah, ataupun ibadah-ibadah sunnah lainnya sebainya dilaksanakan di rumah. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari berkerumun terlalu lama.

10. MEMILIH MASJID YANG BERADA DI ZONA HIJAU

Terakhir, pastikan bahwa masjid yang akan digunakan untuk beribadah merupakan masjid yang berada di zona hijau atau minimal tidak ada penularan Covid-19 dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Jika berada di kota besar, pastikan masjid tersebut telah memiliki izin dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Biasanya masjid-masjid yang telah mendapatkan Surat Izin akan menempelkan kopian Surat Izin pada dinding masjid. Masjid yang telah mendapatkan Surat Izin dari Tim Gugus Tugas juga dapat dilihat dari diberlakukannya protocol kesehatan secara baik, seperti pengecekan suhu, dibatasinya jumlah pintu masuk masjid, serta pemberian tanda di lantai masjid guna memberikan jarak fisik pada jemaah masjid.

11. HINDARI MENGAJAK ANAK KECIL KE MASJID

Seperti halnya dengan lansia, anak-anak dan balita juga memiliki daya tahan tubuh yang kurang kuat sehingga rentan tertular penyakit. Oleh sebab itu sebaiknya menghindari mengajak anak-anak atau balita untuk beribadah di masjid.

 

 

 

BACA JUGA

3 Poin Penting Dalam Panduan New Normal Di Tempat Ibadah
3 Peristiwa Besar Yang Terjadi Di Bulan Syawal
Siap Hadapi New Normal? Ini Dia 10 Tips Mencegah Penyebaran Virus Corona Di Masa New Normal
Musholla Rumah, Tempat Bermunajah Terbaik Saat Terjadi Pandemi
Sudah Tahu Belum? Ini Hukum Dan Tata Cara Puasa Syawal

Share halaman ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •