Share halaman ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sholat adalah ibadah inti dari umat islam yang diawali dengan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam. Sholat bukan hanya tentang gerakan dan bacaan. Tapi lebih dari itu sholat adalah sarana untuk berkomunikasi dan mendekatkan diri pada Allah. Sholat juga merupakan benteng bagi umat muslim agar terhindar dari perbuatan keji dan mungkar. Allah berfirman dalam surat Al-Ankabut ayat 45 yang artinya:

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu yaitu Al-Quran dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (Sholat) adalah lebih besar keutamaannya dari pada ibadah-ibadah lain. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Lalu sholat yang bagaimana yang dapat mendekatkan diri kepada Allah dan dapat mencegah kita melakukan perbuatan mungkar? Jawabanya adalah sholat yang dilakukan secara khusyu’ dan tuma’ninah.

Khusyu’ dalam sholat bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Karena kita hanya manusia biasa yang memiliki banyak keterbatasan dan jauh dari kata sempurna. Akan tetapi ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar sholat lebih khusyu’ dan tuma’ninah. Salah satu cara agar mudah khusyu’ dalam sholat adalah dengan memahami dan meresapi bacaan-bacaan sholat. Berikut makna dari bacaan-bacaan sholat serta keutamaannya:

  1. Bacaan Niat

Niat sholat yang diucapkan tentunya berbeda tergantung sholat apa yang akan dilakukan. Bacaan niat diawali dengan kata Ushollii yang artinya “saya Sholat”, Dengan mengucapkan kata Usholli artinya kita sudah menyengaja untuk melakukan sholat, sehingga seharusnya sudah berkomitmen untuk khusyu’ dan konsentrasi di dalam sholat, karena sudah menyengaja tanpa ada paksaan untuk melakukan sholat tersebut.

Di dalam bacaan niat tersebut juga terdapat kata Lillahi Ta’ala yang artinya “karena Allah Ta’ala”. Dengan menyatakan bahwa sholat hanya karena Allah, maka sudah seharusnya kita berusaha hanya berkonsentrasi mengingat Allah.

 

  1. Bacaan Takbir

Ketika melakukan takbiratul ikhram maka dibarengi dengan bacaan takbir “Allahu Akbar”. Allahu Akbar sendiri memiliki arti “Allah Maha Besar”. Dengan memahami bacaan takbir kita akan merasa kecil, sangat lemah, dan tidak memiliki daya upaya apa-apa, karena yang Maha Besar hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala.

 

  1. Bacaan Doa Iftitah

Setelah melakukan takbiratul ikhram kita disunnahkan untuk membaca doa iftitah. Berikut adalah arti dari bacaan doa iftitah yang kita baca ketika sholat:

“maha besar Allah dan segala puji sebanyak-banyaknya hanyalah milik Nya. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadap kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri dan aku bukanlah termasuk golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku hanyalah milik Allah Tuhan semesta alam. Tak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itulah aku diperintahkan dan aku termasuk golongan orang-orang muslim”

Dengan memahami makna doa iftitah, kita bisa menyadari bahwa segala seusatu yang ada di bumi ini adalah milik-Nya. Kata  “Aku menghadap kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi” dengan memahami makna tersebut kita sadar bahwa ketika sholat kita sedang menghadap pada Dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan manusia, langit dan bumi beserta isinya.

Oleh karena itu kita harus melaksanakan sholat dengan khusu’ penuh dengan kepasrahan dan kepatuhan. Kemudian bacaan selanjutnya memiliki arti “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku hanyalah milik Allah Tuhan semesta alam”.semua Ibadah kita hanya karena Nya.

 

  1. Bacaan Al-Fatihah

Dalam bacaan Al-Fatihah terdapat bacaan yang memiliki arti “sesungguhnya kepada Mu lah aku menyembah, dan hanya kepada Mu lah aku memohon pertolongan”. Hal itu berarti bahwa hanya kepada Allah lah kita menyembah dan memohon pertolongan. Jika hanya kepadaNya kita menyembah dan memohon pertolongan, sudah sepantasnya hanya kepeda-Nya kita mengingat ketika melaksanakan sholat.

 

  1. Bacaan Ruku’

Bacaan ruku’ “subhana robbiyal adzimi wabihamdihi” memiliki arti “Maha Suci Dzat yang maha agung dan segala puji bagiNya”. Dengan meresapi makna bacaan ruku’ tersebut kita akan merasa sangat kecil dihadapan Allah, karena yang Maha Agung hanyalah Allah.

  1. Bacaan I’tidal

Ketika melakukan gerakan I’tidal kita akan membaca “Sami’allaahu liman hamidah” yang artinya “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya.”. Hal itu menunjukkan bahwa Allah selalu mendengarkan kita terutama ketika kita Sholat, Oleh karena itu sepantasnya kita benar-benar khusu’ berkonsentrasi kepada Allah karena ketika sholat Allah sedang mendengarkan kita dan doa-doa kita.

Kemudia dilanjutkan dengan membaca “Robbana lakal hamdu mil’us samawati wa mil’ul ardhi, wamil’u maa syi’ta min syai’in ba’du” yang memiliki arti “wahai Tuhan kami bagi Mu lah segala puji yang ada di seluruh langit dan bumi, dan yang ada selain keduanya”

 

  1. Bacaan sujud

Bacaan sujud’ “subhana robbiyal  a’la wabihamdihi” memiliki arti “Maha Suci Dzat yang Maha Tinggi dan segala puji bagiNya”. Dengan meresapi makna bacaan sujud tersebut kita akan merasa sangat rendah dihadapan Allah, karena yang Maha tinggi hanyalah Allah.

 

  1. Bacaan duduk Iftirasy

Bacaan pada gerakan duduk iftirasy ini yang wajib dipahami maknanya ketika kita sholat. Pasalnya bacaan pada duduk iftirasy merupakan doa yang sangat lengkap untuk kehidupan kita. Bacaan duduk iftirasy adalah “Rabbighfirli” yang artinya Ya Tuhanku “maafkanlah aku”warhamni dan sayangilah aku”, wajburni dan cukupilah segala kekuranganku”, warfa’nidan angkatlah derajatku”, warzuqnidan berikanlah rizki pada ku”, wahdini “dan berilah petunjuk atas permasalahanku”, wa’afini “dan sehatkanlah aku” wa’fuani “serta ampunilah aku”.

Bacaan ketika duduk iftirasy atau duduk diantara dua sujud merupakan doa yang secara lengkap mencakup segala aspek kehidupan. Sehingga sangat disayangkan jika kita tidak meresapi dan menghayatinya ketika sholat. Adapun perbedaan makna kata Ighfirli “maafkan aku” dan wa’fuanni “ampunilah aku” menurut pendapat ulama’ tafsir adalah  ighfirli digunakan untuk dosa tidak kita sengaja, sedangkan wa’fuanni ampunilah aku digunakan untuk dosa yang kita sengaja.

 

  1. Bacaan duduk Tasyahud Awal

Bacaan tasyahud awal adalah “Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad

Yang memiliki arti “Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad.”

 

  1. Bacaan Tasyahud Akhir

Bacaan pada saat Tasyahud akhir sama dengan bacaan tasyahud awal. Hanya saja ditambah dengan bacaan berikut.

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohim wa’alaa aali Ibroohimm innaka hamiidummajiid.

Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia.”

Bacaan tasyahud akhir di atas merupakan bacaan sholawat. Allah berjanji barang siapa yang membaca sholawat satu kali untuk Nabi Muhammad maka akan diganti dengan Sholawat 100 kali untuk pembacanya.

 

  1. Bacaan Salam

Bacaan terakhir dalam sholat adalah Salam. Yang memiliki makna doa keselamatan bagi orang-orang disekitar kita.

Itulah tadi makna bacaan sholat yang harus kita pahami dan hayati, sehingga memudahkan kita untuk konsentrasi dan khusyu’ ketika sholat.

 

BACA JUGA

8 Keutamaan Sholat Istikharah Yang Patut Diketahui

Keutamaan Dan Tata Cara Sholat Hajat (Arab dan Latin)

Sejarah Hari Santri Nasional & Kisah Perlawanan Resolusi Jihad

Mengikis Mitos Sial Bulan Shafar

SEJARAH MASJID ISTIQLAL

7 KEUTAMAAN SHOLAT DHUHA YANG PENTING DIKETAHUI

Karpet Masjid Jami Al-Barokah, Grogol, Depok

6 FAKTA SEJARAH MASJIDIL HARAM YANG WAJIB DIKETAHUI


Share halaman ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •