Selama 23 tahun berdakwah, Rasulullah Muhammad SAW senantiasa didampingi oleh para sahabat. Dari beberapa Sahabat yang mendukung dan mendampingi Rasulullah, ada beberapa sahabat yang telah masuk Islam bahkan di periode awal dakwah Nabi. Golongan Orang-orang yang pertama masuk Islam tersebut disebut dengan Assabihunal Awwalun.

Ada 10 orang yang termasuk kedalam Golongan Assabihunal Awwalun tersebut. Mereka adalah:

1. Siti Khadijah binti Khuwailid

Siti Khadijah merupakan salah satu orang pertama yang masuk Islam dari golongan wanita. Memiliki nama lengkap Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai, Ia bukan hanya merupakan sahabat Nabi, akan tetapi juga wanita pertama yang dipersunting oleh Rasulullah SAW.

Khadijah lahir pada tahun 555 masehi, yakni 16 tahun sebelum Rasulullah lahir. Khadijah merupakan wanita terpandang dari kalangan Suku Quraisy. Ayah nya, Khuwailid bin Asad merupakan saudagar yang kaya dan terpandang. Khuwailid juga merupakan orang yang sangat disegani dan dihormati di kalangan Bani Asad.

Khadijah merupakan orang yang paling pertama masuk Islam serta mempercayai risalah kenabian yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Khadijah juga merupakan orang pertama yang diberitahu Rasulullah perihal wahyu pertama yang diturunkan Allah di Gua Hira.

Ketika Rasulullah menceritakan perihal pertemuan beliau dengan Malaikat Jibril, Khadijah langsung mempercayai Rasulullah. Hal tersebut dikarenakan Khadijah sangat mengenal suami nya yang merupakan orang yang sangat jujur dan dapat dipercaya.

Selama Rasulullah berdakwah, baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan, Khadijah selalu setia mendampingi dan mendukung Rasulullah. Dukungan Khadijah tidak hanya berupa dukungan moral, akan tetapi juga berupa dukungan financial. Khadijah dikenal sebagai wanita yang sangat kaya dan dermawan, sehingga Ia tidak segan-segan mengeluarkan harta nya untuk perjuangan Nabi di jalan Allah.

Setelah 24 tahun mendampingi perjuangan Rasulullah, Khadijah pun wafat pada usia 64 tahun lebih 6 bulan. Khadijah wafat pada tahun 619 M, yakni 3 tahun sebelum Peristiwa Hijrah Rasulullah dan para sahabat dari Mekkah menuju Yatrib (Madinah). Tahun dimana Khadijah wafat dikenal sebagai Amul Huzni yang berarti Tahun Dukacita.

2. Abu Bakar As shidiq

Abu Bakar As-shidiq lahir pada tahun 573 Masehi, yakni 2 tahun setelah Rasulullah lahir. Abu Bakar As-shidiq lahir dengan nama Abdul Ka’bah yang berarti “Hamba nya Ka’bah”. Pada saat masuk Islam, nama tersebut kemudian diubah oleh Rasulullah menjadi Abdullah (Hamba Allah).

Abdullah (Abu Bakar) adalah orang yang pertama masuk Islam dari golongan tua. Oleh sebab itu beliau dijuluki dengan nama Abu Bakar, yang berarti “orang pertama”. Sedangkan gelar As-Shidiq didapat Abu Bakar setelah membenarkan peristiwa Isra’ Mi’raj, dimana arti dari kata As-Shidiq adalah benar. Sehingga arti dari nama Abu Bakar As-Shidiq adalah orang pertama yang masuk Islam dan membenarkan peristiwa Isra’ Mi’raj.

Abu Bakar As-Shidiq merupakan sahabat sekaligus mertua Rasulullah SAW. Beliau adalah ayah dari Sayyidah Aisyah, Istri terakhir Rasulullah. Abu Bakar juga merupakan Khalifah pertama yang menggantikan kepemimpinan Nabi di bidang pemerintahan.

Abu Bakar wafat pada 23 Agustus 634 M/ 21 Jumadil Akhir 13 H, setelah sakit selama 15 hari. Abu Bakar kemudian dimakamkan di dekat makam Rasulullah SAW, yakni di area Masjid Nabawi Madinah.

3. Sa’ad bin Abi Waqosh

Ketika masuk Islam, Sa’ad bin Abi Waqosh baru berumur 20 tahun. Oleh sebab itu Ia termasuk kedalam golongan orang yang pertama masuk Islam dari kalangan pemuda. Sa’ad tertarik terhadap Islam dan memutuskan menjadi seorang muslim berawal dari ajakan Abu Bakar As-Shidiq yang terkenal ramah dan sabar.

Abu Bakar mengajak Sa’ad bin Abi Waqash untuk menghandiri dakwah Nabi Muhammad di sebuah Bukit di Jabal Tsur. Setelah mendengar dakwah Nabi, Sa’ad sangat terkesan dan mempercayai agama yang dibawa oleh Rasulullah. Sa’ad kemudian memutuskan untuk masuk Islam dan menjadi salah satu dari golongan Assabihunal Awwalun.

Sa’ad bin Abi Waqosh adalah orang ketiga yang memeluk Islam setelah Khadijah dan Abu Bakar. Ketika Ia memutuskan masuk Islam, hal yang paling Ia takuti adalah Hamnah binti Sufyan, Ibu kandung nya sendiri.  Hamna binti Sufyan merupakan wanita yang sangat berpengaruh di kalangan Suku Quraisy, keras, dan teguh pendirian.

Ketika mengetahui anak nya masuk Islam, Hamnah mengancam Sa’ad dengan cara menolak makan dan minum. Namun keteguhan Sa’ad terhadap keyakinan nya membuat Ibu nya akhirnya menyerah dan merelakan Sa’ad menjadi seorang Muslim.

Dengan bangga Sa’ad mengikrarkan bahwa Ia telah menjadi seorang muslim. Sa’ad berkata, “aku lah orang ketiga yang paling dulu masuk Islam, dan aku adalah orang pertama yang menghunuskan panah pada musuh.”

4. Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib merupakan sahabat Nabi sekaligus keponakan Nabi Muhammad SAW. Sejak kanak-kanak, Ali telah tinggal dan dirawat oleh Rasulullah SAW. Hal tersebut dilakukan Rasulullah sebagai bentuk balas jasa kepada ayah Ali, yakni Abu Thalib yang telah merawat Rasulullah sejak masih kanak-kanak hingga remaja.

Ali bin Abi Thalib merupakan orang yang pertama masuk Islam dari kalangan anak-anak. Ali menjadi seorang muslim ketika berusia 10 tahun. Ketertarikan Ali kecil terhadap Islam mulai muncul ketika menyaksikan Rasulullah melaksanakan Sholat Fardhu. Rasulullah kemudian menjelaskan bahwa apa yang beliau lakukan adalah cara menyembah Allah, Tuhan yang Esa.

Sejak kecil Ali tidak pernah melakukan penyembahan terhadap berhala ataupun melakukan peribadatan seperti yang dilakukan masyarakat Arab jahiliyah. Pertama kali Ali melakukan peribadatan adalah menyembah Allah SWT dengan melaksanakan Sholat seperti yang diajarkan dan dicontohkan Rasulullah SAW. Oleh sebab itu, Ali mendapatkan gelar Karamallahu Wajha, yang berarti “dimuliakan wajah nya”. Julukan tersebut didapat oleh Ali sebab wajah Ali tidak pernah digunakan untuk bersujud menyembah berhala.

5. Zaid bin Haristah

Zaid bin Haritsah merupakan sahabat dekat nabi yang sangat istimewa. Ia merupakan orang pertama yang masuk Islam dari kalangan hamba sahaya. Setelah dibebaskan oleh Nabi, Zaid kemudian diangkat menjadi anak oleh Rasulullah. Rasulullah juga menisbatkan nama beliau sebagai nama belakang Zaid. Sehingga orang-orang pada masa itu memanggil Zaid dengan sebutan Zaid bin Muhammad.

Kemudian turun larangan mengenai penisbatan nama belakang kecuali nama ayah nasab nya sendiri. Panggilan Zaid bin Muhammad pun kemudian berubah menjadi Zaid bin Haritsa. Dimana Haritsa merupakan ayah kandung Zaid.

Zaid juga satu-satunya sahabat yang mendapatkan kehormatan yang sangat tinggi, yakni Ia lah satu-satunya sahabat yang disebut di dalam Al-Quran. Selama perjuangan Rasulullah, Zaid senantiasa setia mendampingi Rasulullah, baik ketika berada di Mekkah maupun ketika Hijrah di Madinah.

6. Ustman bin Affan

Ustman bin Affan merupakan orang yang pertama masuk Islam dari golongan pemuda. Usman bin Affan menjadi seorang muslim setelah mendapatkan hidayah lewat mimpi yang dialami ketika tertidur di bawah pohon. Pada waktu itu Ustman sedang dalam perjalanan memimpin kafilah dagang  yang menempuh perjalanan dari Syam menuju Mekkah.

Karena kelelahan, Ustman kemudian beristirahat di bawah pohon. Suasana yang teduh membuat Ustman tertidur dan bermimpi mendengar suara yang menyebutkan bahwa Muhammad adalah seorang Nabi yang diutus Allah untuk menyampaikan ajaran tauhid.

Sesampainya di Mekkah, Ustman segera menemui bibi nya, Su’udah binti Kuraiz yang merupakan seorang peramal. Sebelumnya Su’udah sudah pernah meramalkan bahwa akan datang seorang Nabi di Kota Mekkah. Setelah mendapatkan hidayah melalui mimpi tersebut, Ustman kemudian menemui Rasulullah dan menyatakan masuk Islam dengan mengucap dua kalimat syahadat.

7. Zubair bin Awam

Zubair bin Awam adalah sahabat sekaligus sepupu Nabi Muhammad SAW. Zubair merupakan sahabat yang sangat dekat dengan Rasulullah dari segi silsilah. Ibu Zubair, yakni Shafiyyah binti Abdul Muthalib merupakan adik perempuan dari Abullah bin Abdul Muthalib, Ayah Rasulullah. Adapun Ayah nya, Awwam bin Khuwailid merupakan kakak laki-laki Khadijah, Istri Rasulullah.

Zubair termasuk orang yang pertama masuk islam dari golongan anak-anak. Sebab Zubair menjadi seorang muslim pada usia 15 tahun. Ketika Zubair bin Awwam masuk Islam, Paman nya yang bernama Naufal bin Khuwailid sangat marah dan menyiksa Zubair. Zubair dimasukkan kedalam karung tikar, kemudian dibakar.

8. Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah merupakan orang pertama yang masuk Islam dari golongan pemuda. Ia juga merupakan satu diantara 10 orang yang dijamin masuk surga. Thalha merupakan sepupu dari Abu Bakar As-Shidiq, sekaligus suami dari Hammamah binti Jahsy, sepupu Rasulullah.

Thalhah lahir pada tahun 601 Masehi, yakni 30 setelah Rasulullah lahir dan 10 tahun sebelum masa kenabian. Kronologi Thalhah masuk Islam bermula dari pertemuannya dengan seorang Rahib (pendeta) di Syam. Rahib tersebut mengabarkan bahwa akan datang seorang Nabi yang bernama Ahmad putra dari Abdul Muthalib.

Sesampainya di Mekkah, Thalhah langsung menemui Abu Bakar dan meminta Abu Bakar untuk menemani nya bertemu Rasulullah SAW. Setelah bertemu dengan Rasulullah, Thalhah resmi menjadi seorang muslim dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.

9. Abdurrahman bin Auf

Abdurrahman bin Auf  lahir pada tahun 581 Masehi atau 10 tahun setelah Rasulullah lahir. Saat masuk Islam, usianya sekitar 34 hingga 35 tahun, sehingga Ia termasuk Assabihunal Awwalun dari kalangan pemuda.

Abdurrahman bin Auf berasal dari Bani Zuhrah. Ia merupakan suami dari Ummu Kultsum binti Uqbah,  saudari seibu dari Ustman bin Affan. Abdurrahman bin Auf juga merupakan sahabat Nabi yang memiliki kemampanan dari segi ekonomi. Tak jarang Abdurrahman bin Auf mendermakan sebagian harta nya untuk perjuangan Rasulullah SAW.

10. Abu Ubaidah bin Al Jarrah

Sahabat nabi yang paling awal masuk Islam sekaligus dijamin masuk surga yang ke-10 adalah Abu Ubaidillah bin Jarrah. Ia lahir pada tahun 583 Masehi, 12 tahun setelah Rasulullah lahir. Ia merupakan Sahabat Muhajirin dari Kaum Quraisy yang senantiasa setia mendampingi dan mendukung perjuangan.

Abu Ubaidah bukan hanya mendampingi perjuangan Rasulullah ketika berada di Mekkah, akan tetapi juga pada saat Rasulullah melakukan hijrah yang pertama, yakni ke Negri Habasyah (Ethiopia). Sayangnya hijrah nya Nabi Muhammad ke Habasyah ditolak oleh rakyat negeri tersebut. Rasulullah kemudian melakukan Hijrah yang kedua, yaitu ke Yatrib atau Madinah beserta para Sahabat, tak terkecuali Abu Ubaidah bin Al-Jarah.

Demikian 10 Sahabat Nabi yang pertama masuk Islam sekaligus dijamin masuk surga. Dengan mengetahui tentang mereka diharapkan kecintaan terhadap Islam semakin bertambah, serta kesabaran, keteguhan, keimanaan dan ketakwaan mereka dapat menjadi suri tauladan bagi seluruh umat Islam di dunia.

 

 

 

Sumber: https://bit.ly/33nuEve , https://bit.ly/36r9uhx , https://bit.ly/33rD8RO , https://bit.ly/33qSiHh , https://bit.ly/33wSEfe , https://bit.ly/3nkpmZt ,

 

Open chat
Selamat datang di Picasso Rugs & Carpets. Mau proposal GRATIS dan DISKON langsung?
Silahkan chat kami disini